Freqtrade

Cara Backtest Strategi Freqtrade dari CLI: Panduan Lengkap

Pelajari command backtesting Freqtrade, timerange, timeframe detail, export, cache, dan cara membuat eksperimen yang dapat direproduksi.

Written by CuanTrade Research
Read time 3 min
Published July 18, 2026
Ilustrasi terminal menjalankan backtest strategi Freqtrade

Image source: CuanTrade AI

Backtest adalah eksperimen terkontrol. Agar hasilnya berguna, command yang dipakai harus dapat dijalankan ulang dengan strategi, konfigurasi, data, dan periode yang sama.

Command Backtest Dasar

freqtrade backtesting \
  --config user_data/config.json \
  --userdir user_data \
  --strategy EmaTrendStarter \
  --timerange 20220101-20251231 \
  --cache none

Parameter tersebut menentukan sumber konfigurasi, lokasi strategi, nama class, periode pengujian, dan penggunaan cache.

Tentukan Timerange Secara Eksplisit

Tanpa --timerange, hasil dapat berubah setiap kali data diperbarui. Gunakan format tanggal yang jelas:

--timerange 20220101-20251231

Perhatikan awal efektif setelah startup candle. Untuk perbandingan versi, gunakan timerange, data, config, dan versi Freqtrade yang sama.

Timeframe Utama dan Detail

Timeframe biasanya berasal dari strategi, tetapi dapat dioverride:

--timeframe 30m

Gunakan timeframe detail untuk simulasi intrabar:

--timeframe-detail 5m

Ini penting ketika stoploss dan take-profit bisa tersentuh pada candle utama yang sama. Detail 5 menit memberi urutan yang lebih baik daripada hanya OHLC candle 30 menit, walaupun tetap bukan simulasi tick-by-tick.

Tiga parameter ini memengaruhi hasil secara langsung:

--dry-run-wallet 1000 \
--stake-amount 50 \
--max-open-trades 3

Jika strategi memakai stake dinamis, modal awal juga memengaruhi compounding dan batas minimum order. Jangan membandingkan dua hasil dengan modal atau jumlah posisi berbeda tanpa menjelaskannya.

Menentukan Pair

Pair dapat berasal dari config atau diberikan melalui CLI:

--pairs BTC/USDT:USDT ETH/USDT:USDT SOL/USDT:USDT

Gunakan pair override untuk eksperimen khusus. Untuk baseline, lebih baik menyimpan daftar pair di config agar mudah diaudit.

Fee dan Slippage

Freqtrade dapat memakai fee exchange atau nilai override:

--fee 0.001

Fee diterapkan pada entry dan exit. Slippage tidak selalu terwakili secara penuh, sehingga lakukan stress test dengan fee lebih tinggi atau logika harga yang konservatif.

Export Hasil

Simpan transaksi agar analisis tidak hanya bergantung pada tabel terminal:

--export trades \
--backtest-directory user_data/backtest_results

Tambahkan breakdown untuk melihat konsistensi:

--breakdown month year

Hasil per bulan sering mengungkap periode lemah yang tersembunyi oleh total return.

Contoh Command Komprehensif

freqtrade backtesting \
  --config user_data/config-futures.json \
  --userdir user_data \
  --strategy MyFuturesStrategy \
  --timerange 20220101-20251231 \
  --timeframe 30m \
  --timeframe-detail 5m \
  --dry-run-wallet 1000 \
  --max-open-trades 3 \
  --cache none \
  --export trades \
  --breakdown month year \
  --logfile user_data/logs/backtest-my-futures-strategy.log

Jangan menyalin command tanpa memastikan data dan config tersedia.

Memahami Cache

Cache mempercepat eksperimen, tetapi bisa membingungkan ketika strategi atau data baru saja berubah. Gunakan --cache none untuk verifikasi final. Setelah yakin pipeline stabil, cache dapat digunakan untuk iterasi yang memang identik.

Backtest Beberapa Strategi

Freqtrade dapat membandingkan beberapa class:

--strategy-list StrategyV1 StrategyV2

Perbandingan harus menggunakan parameter global yang sama. Pastikan setiap strategi mendukung timeframe dan trading mode tersebut.

Kesalahan CLI yang Sering Terjadi

  • Nama file dianggap sebagai nama strategi, padahal yang dibutuhkan adalah nama class.
  • Config spot digunakan untuk strategi futures.
  • Timeframe detail diminta tetapi datanya tidak tersedia.
  • Timerange melampaui sejarah sebagian pair.
  • Cache lama dibaca setelah perubahan besar.
  • Hanya total profit yang dicatat, tanpa menyimpan hasil transaksi.
  • Backtest dijalankan pada data yang sama dengan proses Hyperopt lalu disebut out-of-sample.

Catatan Eksperimen

Setiap backtest penting setidaknya mencatat:

  • Hash atau versi strategi.
  • Versi Freqtrade.
  • File config.
  • Timerange dan tanggal data.
  • Daftar pair.
  • Timeframe utama dan detail.
  • Modal, fee, stake, dan jumlah posisi.
  • Command lengkap.
  • Ringkasan hasil serta lokasi file export.

Penutup

CLI memberi kendali dan membuat eksperimen mudah direproduksi. Namun, command yang benar baru menghasilkan angka; artikel selanjutnya membahas cara membaca angka tersebut agar profit tinggi tidak menutupi risiko yang berbahaya.

Bacaan lanjutan

Backtest tidak menjamin performa live. Gunakan hasilnya sebagai bukti eksperimen yang masih harus divalidasi.
Trending

Related Post

Expand your knowledge with these hand-picked posts.

Ilustrasi database candle historis untuk riset strategi Freqtrade
July 17, 2026
Freqtrade

Cara Download dan Menyiapkan Data Historis untuk Backtest Freqtrade

Panduan memilih pair, timeframe, timerange, format data, dan memeriksa kualitas candle sebelum menjalankan backtest Freqtrade.

Ilustrasi komponen strategi Freqtrade dari indikator sampai manajemen risiko
July 16, 2026
Freqtrade

Mengenal Struktur Strategi Freqtrade: Entry, Exit, ROI, dan Stoploss

Pelajari anatomi class strategi Freqtrade, alur dataframe, indikator, sinyal entry-exit, ROI, stoploss, dan callback lanjutan.

Ilustrasi terminal dan konfigurasi instalasi Freqtrade
July 15, 2026
Freqtrade

Cara Install Freqtrade dan Menyiapkan Konfigurasi Pertama

Panduan sistematis memasang Freqtrade, membuat user directory, memahami config, dan menyiapkan lingkungan dry-run yang aman.

Workspace with laptop

Explore insights, stories, and strategies that help you build better products every day.

Join 1,000,000+ subscribers receiving expert tips on earning more, investing smarter and living better, all in our free newsletter.